Koordinator Aksi KOMPAK, Ali Musthofa past8kan akan kepung KPK
JAKARTA, JBN Indonesia — Komunitas Muda Pegiat Anti Korupsi (KOMPAK) memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Kamis (15/1/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tekanan moral agar KPK segera menahan dua oknum politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berinisial Z dan U yang diduga terseret kasus korupsi.
Koordinator Aksi KOMPAK, Ali Musthofa, mengatakan sedikitnya 1.000 massa akan dikerahkan dalam aksi tersebut. Massa direncanakan datang dari berbagai wilayah Jabodetabek dan sejumlah daerah lain.
“Kami akan mengepung KPK sebagai bentuk dukungan sekaligus pengawalan publik agar proses hukum berjalan tegas dan tidak tebang pilih. KPK harus segera menahan Z dan U,” ujar Ali dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (5/1/2026).
Ali menegaskan, aksi ini bukan ditujukan untuk melemahkan KPK, melainkan justru untuk menguatkan lembaga antirasuah agar tetap konsisten menjalankan tugas pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, termasuk terhadap elite politik.
Menurutnya, lambannya proses penahanan terhadap Z dan U menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Padahal, kata Ali, publik telah lama menanti ketegasan KPK dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi yang melibatkan tokoh politik.
“Jangan sampai muncul persepsi bahwa hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Kepercayaan publik terhadap KPK harus dijaga,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, KOMPAK juga menargetkan dapat beraudiensi langsung dengan Dewan Pengawas (Dewas) KPK dan/atau Pimpinan KPK. Audiensi itu dimaksudkan untuk memperoleh penjelasan resmi mengenai perkembangan penanganan perkara yang menjerat Z dan U.
“Kami ingin mendengar langsung komitmen KPK. Jangan hanya proses penyelidikan dan penyidikan yang berlarut-larut, tetapi tanpa kepastian hukum,” kata Ali.
Ia menambahkan, KOMPAK akan menyampaikan sejumlah tuntutan tertulis, di antaranya mendesak KPK segera melakukan penahanan apabila alat bukti telah dinyatakan cukup, serta meminta transparansi penanganan perkara agar tidak menimbulkan spekulasi publik.
Aksi demonstrasi ini, lanjut Ali, akan berlangsung secara damai dan tertib. KOMPAK mengklaim telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan aksi berjalan kondusif.
“Kami datang dengan niat baik, membawa suara publik. Ini adalah gerakan moral anak muda untuk melawan korupsi,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi demonstrasi maupun desakan penahanan terhadap dua oknum politisi tersebut.
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
