Menteri Kebudayaan RI Resmikan Pendopo Pate Alos di Besuki Situbondo

Senin, 26 Januari 2026 | 12:41 WIB Last Updated 2026-01-26T05:42:03Z

 

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meresmikan Pendopo Pate Alos di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam pelestarian serta pengembangan kebudayaan nasional. Minggu malam (25/1/2026).

Dalam sambutannya, Menteri Fadli Zon mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Situbondo terhadap kebudayaan. Menurutnya, perhatian kepala daerah terhadap budaya merupakan amanat konstitusi sebagaimana tercantum dalam Pasal 32 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa negara berkewajiban memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia.

“Memajukan kebudayaan bukan hanya melestarikan atau melindungi, tetapi juga mengembangkan, memanfaatkan, dan membina,” ujar Fadli Zon.

Menteri Kebudayaan juga meninjau Gedung Eks-Karesidenan Besuki yang dibangun pada tahun 1805 dan digunakan sejak 1818. Gedung berusia lebih dari 220 tahun tersebut dinilai memiliki nilai sejarah yang sangat penting dan layak ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

Kementerian Kebudayaan, lanjut Fadli Zon, tengah melakukan percepatan registrasi cagar budaya nasional. Ia berharap Gedung Eks-Karesidenan Besuki dapat segera ditetapkan sebagai cagar budaya dan direvitalisasi menjadi museum sejarah Eks-Karesidenan Besuki, yang dahulu membawahi lima kabupaten.

“Museum bukan sekadar tempat menyimpan artefak, tetapi harus mampu menghidupkan ekosistem budaya dan ekonomi di sekitarnya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa budaya merupakan kekayaan yang tidak akan pernah habis, berbeda dengan sumber daya alam seperti batu bara dan nikel. Di banyak negara maju, budaya bahkan telah menjadi ekonomi budaya dan bagian dari industri kreatif.

Pendopo Pate Alos sendiri diharapkan menjadi pusat aktivitas budaya, edukasi, dan pembelajaran, yang dapat diakses oleh publik serta menjadi ruang hidup bagi berbagai kegiatan seni, tradisi, bahasa, sastra, ritual adat, permainan tradisional, hingga pangan lokal.
Sementara itu, Bupati Situbondo Wahyu Yusuf Rio Prayogo menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian Menteri Kebudayaan terhadap Situbondo, khususnya rencana restorasi Gedung Eks-Karesidenan Besuki menjadi museum.

“Bagi kami, pernyataan Pak Menteri seperti membawa kami ke langit ketujuh. Ini adalah panggilan sejarah,” ungkap Bupati.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur agar tidak menjadi “sampah sejarah”. Menurutnya, masa jabatan kepala daerah dan pejabat bersifat sementara, namun warisan budaya harus dijaga untuk generasi mendatang.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kementerian Kebudayaan, di antaranya Direktur Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur, para kepala daerah sekitar, Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Situbondo, serta pegiat budaya dan literasi.

Peresmian Pendopo Pate Alos ini diharapkan menjadi langkah awal terwujudnya Kawasan Besuki Heritage sebagai pusat kebudayaan dan sejarah di Jawa Timur.

Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.

Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menteri Kebudayaan RI Resmikan Pendopo Pate Alos di Besuki Situbondo

Trending Now