Jembatan Putus Diterjang Banjir, TNI–Polri Gotong Motor Warga Seberangi Sungai Deras di Situbondo

Minggu, 25 Januari 2026 | 08:21 WIB Last Updated 2026-01-25T01:22:15Z

 

TNI - POLRI berjibaku bantu gotong seepda warga yang beraktofitas 

SITUBONDO, JBN Indonesia  – Kehadiran TNI benar-benar dirasakan masyarakat pascabanjir yang memutus jembatan penghubung Desa Patemon dan Dusun Krajan, Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Sejak jembatan tersebut ambruk beberapa hari lalu, ribuan warga terpaksa hidup dalam kondisi terisolasi tanpa akses darat.

Di tengah keterbatasan itu, anggota TNI dan Polri bersama warga berjibaku membantu aktivitas masyarakat. Dengan penuh kehati-hatian, mereka menggotong sepeda motor warga melintasi sungai berarus deras yang kini menjadi satu-satunya jalur keluar-masuk desa.

Bupati Situbondo menyeberamgi sungai saat datang meninjau lokais 

“Ini satu-satunya akses yang bisa dilalui warga. Tidak ada jalan pintas lain. Jembatan ini merupakan urat nadi masyarakat Desa Patemon dan Dusun Krajan, Desa Wringinanom, untuk ke pasar maupun beraktivitas sehari-hari,” ujar Anggota Koramil Jatibanteng, Serka Eka Imam, saat ditemui di lokasi.


Menurut Serka Eka, sejak jembatan putus, aktivitas warga lumpuh total. Mulai dari pekerja, pedagang, hingga anak-anak sekolah harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi sungai yang debit airnya masih cukup tinggi.


Sementara itu, Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno mengatakan, ratusan kepala keluarga terdampak langsung akibat terputusnya jembatan tersebut. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat.

“Ratusan KK saat ini terisolasi. Untuk bekerja, beraktivitas, mencari penghasilan, hingga mengakses layanan kesehatan dan pendidikan, warga harus melewati sungai dengan arus deras.
Tidak ada alternatif jalan lain,” tegas Letkol Inf Tri Wiratno. Minggu (25/1/2026).

Ia menambahkan, kehadiran TNI di lokasi merupakan bentuk nyata komitmen TNI untuk selalu hadir dan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, terutama saat terjadi bencana.

“TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat. Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban warga. Selama akses belum pulih, anggota kami akan terus membantu masyarakat agar aktivitas tetap bisa berjalan meski dengan segala keterbatasan,” ujarnya.

Dandim juga menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar pembangunan jembatan darurat maupun jembatan permanen bisa segera direalisasikan, sehingga warga tidak terus berada dalam kondisi terisolasi.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut kondisi warga di sejumlah wilayah yang terisolasi akibat rusaknya infrastruktur pascabencana sudah sangat memprihatinkan. Sedikitnya 1.500 jiwa terjebak tanpa akses keluar-masuk setelah seluruh jembatan dan jalan penghubung di wilayah tersebut terputus.

“Di sana ada sekitar 1.500 jiwa yang tidak bisa pergi ke mana-mana karena benar-benar terisolasi. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan harus segera ditangani,” ujar Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang akrab disapa Mas Rio, saat meninjau lokasi terdampak bencana di Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo,  Sabtu kemarin

Menurut Mas Rio, keterisolasian wilayah tersebut berdampak serius terhadap distribusi bantuan dan layanan dasar masyarakat. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Situbondo memastikan tetap melakukan penanganan darurat di tengah keterbatasan akses.

“Kita tetap berupaya melakukan penanganan darurat meskipun dengan berbagai keterbatasan,” katanya.

Di sisi lain, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat. Pasalnya, kondisi ini tidak hanya menyulitkan aktivitas ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang harus menyeberangi sungai setiap hari.

Hingga kini, TNI–Polri masih bersiaga di lokasi untuk membantu warga menyeberang serta memastikan keamanan masyarakat yang melintas di tengah derasnya arus sungai.


Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.

Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jembatan Putus Diterjang Banjir, TNI–Polri Gotong Motor Warga Seberangi Sungai Deras di Situbondo

Trending Now