Jalan Hotmix di desa Bloro terkelupas akibat banjir beberapa.hari lalu
SITUBONDO, JBN Indonesia — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Situbondo pada Rabu malam 21 Januari 2026 mengakibatkan kerusakan parah pada jalan desa di Dusun Bloro Barat, Desa Bloro, Kecamatan Besuki. Aspal jalan hotmix sepanjang sekitar 100 meter terkelupas dan hancur akibat terjangan banjir, sehingga akses warga lumpuh total.
Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah sebuah video diunggah oleh admin grup Facebook Besuki Raya pada Kamis (22/1/2026). Dalam video berdurasi 1 menit 11 detik itu, terlihat kondisi jalan yang rusak parah, dengan lapisan aspal mengelupas dan hanya menyisakan batu dasar. Seorang pria dalam video tersebut menyebut kerusakan terjadi akibat luapan air dari drainase proyek jalan tol yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.
Jalan yang terdampak berada di RT 6 Dusun Bloro Barat dan berdekatan langsung dengan area pembangunan jalan tol. Akibat kerusakan tersebut, jalan tidak dapat dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk beraktivitas sehari-hari.
“Ini jalannya benar-benar rusak parah, aspalnya terkelupas semua. Air dari arah drainase tol dengan arus deras meluap ke jalan desa,” ujar perekam video dalam unggahan tersebut.
Kepala Desa Bloro, Edy Susyanto, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi, Ia mengatakan, banjir yang terjadi pada Rabu malam menyebabkan jalan desa hotmix sepanjang kurang lebih 100 meter rusak berat.
“Benar, kerusakan terjadi akibat banjir pada malam Kamis lalu. Air cukup deras dan menggerus lapisan aspal sampai habis,” kata Edy. Sabtu (24/1/2026).
Menurut Edy, jalan tersebut merupakan akses penting bagi warga Dusun Bloro Barat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas sehari-hari. Kerusakan jalan secara langsung berdampak pada aktivitas masyarakat.
“Jalan ini jalur utama warga. Sejak rusak, kendaraan roda empat dipaksakan lewat sangat sudah,” ujarnya.
Sebagai langkah sementara, pihak pemdes Bloro meminta bantuan pihak pengelola proyek jalan tol telah melakukan penanganan awal dengan meratakan jalan menggunakan alat berat. Proses perataan dilakukan pada agar jalan setidaknya dapat dilalui warga meski belum layak sepenuhnya.
“Saat ini sudah diratakan oleh pihak tol menggunakan alat berat, tapi itu masih sementara,” jelas Edy.
Warga berharap adanya perbaikan permanen terhadap jalan desa tersebut, mengingat kerusakan cukup parah dan dikhawatirkan akan semakin memburuk jika hujan kembali turun. Mereka juga meminta agar sistem drainase di sekitar proyek tol diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami berharap segera ada perbaikan yang layak dari pemerintah daerah Kabupatrn Situbondo. Jangan sampai setiap hujan deras, jalan desa jadi korban,” ujar salah seorang warga Bloro Barat.
Hingga saat ini, warga masih menunggu kepastian terkait perbaikan permanen jalan tersebut agar akses dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia


