Harga Pertamax di Kecamatan Banyumas dan Pagelaran Utara Sudah Turun

Kamis, 05 Januari 2023 | 07:18 WIB Last Updated 2023-01-05T00:34:42Z
Pertashop milik Pertamina di kecamatan pagelaran Utara. (Davit/Jbn)

PRINGSEWU, JBN INDONESIA  - Terhitung sejak tanggal 3 Januari 2023 pukul 14.00 WIB, pemerintah telah menurunkan harga BBM Pertamax.


Namun ada beberapa kios Pertamini mengaku belum mengetahui rencana pemerintah tentang perubahan harga tersebut.


Seperti diakui salah seorang pemilik kios eceran atau Pertamini di Pekon Banyuwangi Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu bernama Darto.


Dirinya mengaku belum mendapatkan informasi dari pihak pemasok terkait perubahan harga BBM yang baru, dan masih menjual Pertamax dengan harga yang lama.


"Saya belum mengetahui bahkan belum mendapatkan informasi dari pangkalan tempat saya membeli BBM sehingga saya masih menjual Pertamax dengan harga yang lama, "ucap Darto, Rabu (4/1/23).


Dilain tempat Wisnu selaku operator salah satu pertashop di Pekon Margosari kecamatan Pagelaran Utara mengaku sudah mengetahui turunnya harga BBM tersebut. Untuk itu, terhitung sejak ditetapkannya harga yang baru dirinya koperatif dan sudah menurunkan harga pertamax dengan harga yang baru, sejak diumumkan pada Selasa 3 Januari 2023 kemarin.


Pengakuan serupa disampaikan Sri operator Pertashop di pekon kecamatan Banyumas. 1 jam sejak diumumkan harga Pertamax pihaknya telah mengganti semua jenis BBM Pertamax dengan harga yang baru.


"Perubahan harga pertamax sudah kami ditetapkan sejak kemarin Selasa, dan kini kami sudah menjual dengan harga yang baru, "ungkap Sri.


Sementara itu salah seorang pengendara sepeda motor bernama Safriyanto mengaku senang dengan perubahan harga Pertamax. Sebelumnya dirinya mengeluh tingginya harga BBM yang tidak sesuai dengan pendapatan masyarakat, termasuk pada kebutuhan pokok di pasaran yang juga merangkak ikut naik.


"Saya berharap untuk harga BBM terus turun sehingga bisa menyesuaikan dengan pendapatan masyarakat. Pasal, dengan terjadinya harga BBM yang mahal membuat seluruh kebutuhan pokok di pasaran juga ikut naik, "kata Safriyanto.


Melansir dari situs Pertamina harga BBM Pertamax (RON 92) mengalami penurunan dari harga semula Rp 13.900 menjadi Rp 12.800 atau turun sebesar Rp 1.100 dari harga sebelumnya.


Tak hanya Pertamax, BBM jenis lain juga mengalami penurunan diantaranya Pertamax Turbo (RON 98) dari harga sebelumnya Rp 15.200 per liter menjadi Rp 14.180 atau mengalami penurunan sebesar Rp 1.020.



Dexlite (CN 51) mengalami penurunan dari harga semula Rp 18.300 per liter mengalami penurunan menjadi Rp 16.150.



Pertamina Dex (CN 53) mengalami penurunan dari harga semula Rp 18.800 menjadi Rp 16.750.


Turunnya harga BBM tersebut berkaitan dengan adanya perubahan harga minyak dunia akibat konflik antara Ukraina dan Rusia.Akibat konflik Ukraina dan Rusia tersebut harga minyak dunia sempat melesat di angka 100 USD per barel, namun kini telah turun menjadi sebesar 79 USD per barel.


Penurunan harga sejumlah BBM di Indonesia tersebut, untuk harga Pertalite tetap di angka Rp 10.000 dari angka keekonomisan Rp 11.050.


Sedangkan untuk harga Solar subsidi tetap di angka Rp 6.800 dari angka keekonomisan Rp 13.300, seperti dikutip dari tribunjateng. (Davit)

Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.

Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Harga Pertamax di Kecamatan Banyumas dan Pagelaran Utara Sudah Turun

Trending Now